Wujud Solidaritas dan Gotong Royong Bali Dukung Pemulihan Masyarakat Pascabencana
DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster melepas pemberangkatan bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pelepasan bantuan kemanusiaan tersebut berlangsung di Makorem 163/Wira Satya, Denpasar.
Bantuan yang dihimpun melalui gotong royong Pemerintah Provinsi Bali bersama pemerintah kabupaten/kota se-Bali tersebut dikoordinasikan oleh Korem 163/Wira Satya. Sebanyak sembilan truk logistik diberangkatkan menuju wilayah NTT untuk membantu masyarakat yang tengah menjalani proses pemulihan pascabencana.
Berbagai kebutuhan pokok dikirim dalam bantuan tersebut, di antaranya mie instan, biskuit, beras, minyak goreng, serta berbagai perlengkapan kebutuhan masyarakat lainnya.
Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi atas inisiatif Danrem 163/Wira Satya yang telah mengkoordinasikan penggalangan dan pengiriman bantuan kemanusiaan bagi masyarakat NTT.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong seluruh pemerintah daerah di Bali sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat di NTT yang sedang menghadapi dampak bencana.
“Seluruh kabupaten/kota bersama Pemerintah Provinsi Bali bergotong royong mengumpulkan bantuan. Bantuan kemudian dikonsolidasikan dan diberangkatkan dalam sembilan truk. Gotong royong tersebut menunjukkan kepedulian Bali terhadap masyarakat NTT,” tandas Gubernur Koster.
Gubernur Koster juga memberikan apresiasi khusus kepada jajaran Pemerintah Kota Denpasar atas semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam pengumpulan bantuan. Bantuan yang berhasil dihimpun dari lingkungan Pemerintah Kota Denpasar disebut mencapai lebih dari Rp700 juta.
Partisipasi tersebut, menurut Gubernur Koster, mencerminkan kuatnya semangat berbagi dan rasa kemanusiaan masyarakat Bali terhadap saudara-saudara di NTT yang tengah berupaya bangkit dari bencana.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Koster mengingatkan seluruh tim yang bertugas membawa bantuan agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Mengingat perjalanan menuju NTT memiliki tantangan medan dan akses yang tidak mudah, para pengemudi diminta untuk bergantian agar tetap dalam kondisi prima.
Ia berharap seluruh bantuan dapat tiba dengan selamat, tepat waktu, dan dalam kondisi baik untuk kemudian diserahkan kepada pusat penerimaan bantuan di Bajo.
“Kita berharap perjalanan berjalan lancar dan seluruh bantuan tiba dengan aman serta dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Gubernur Koster menambahkan, pengumpulan bantuan kemanusiaan dari Bali masih terus dilakukan. Tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pengiriman bantuan tahap berikutnya apabila jumlah bantuan yang terkumpul telah mencukupi.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari dukungan Pemerintah dan masyarakat Bali untuk terus membantu masyarakat NTT dalam menjalani proses pemulihan serta pembangunan kembali pascabencana.
Sementara itu, Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra menyampaikan bahwa kegiatan bantuan kemanusiaan tersebut terlaksana melalui koordinasi bersama Gubernur Bali dan seluruh pemerintah daerah di Bali.
Seluruh bantuan dari Pemerintah Provinsi Bali maupun pemerintah kabupaten/kota dikonsolidasikan dalam satu pengiriman. Sebanyak sembilan truk kemudian diberangkatkan menuju NTT dengan estimasi perjalanan sekitar tiga hari dua malam.
Danrem menjelaskan, proses pengiriman dilakukan melalui koordinasi dan pengawalan untuk memastikan bantuan dapat tiba sesuai rencana dan dalam kondisi baik.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Bali, para bupati dan wali kota, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung misi kemanusiaan tersebut.
Danrem turut menyampaikan rasa duka dan simpati masyarakat Bali kepada masyarakat NTT yang terdampak bencana. Seiring kondisi di wilayah terdampak yang mulai memasuki tahap pemulihan dan pembangunan kembali, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat serta sedikit meringankan beban masyarakat.
“Ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kita kepada saudara-saudara di NTT. Semoga bantuan yang dikirim dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa pemulihan,” ujarnya.
Kegiatan pelepasan bantuan turut dihadiri Wali Kota Denpasar, Wakil Bupati Tabanan, Wakil Bupati Jembrana, serta unsur terkait lainnya.
Pengiriman bantuan kemanusiaan tersebut menjadi wujud nyata solidaritas, gotong royong, kepedulian, dan rasa kemanusiaan masyarakat Bali kepada masyarakat NTT. Melalui dukungan bersama tersebut, diharapkan masyarakat terdampak dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan selama masa pemulihan serta kembali membangun kehidupan pascabencana.