KLUNGKUNG – Upaya mengubah suasana rumah sakit menjadi lebih nyaman terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Klungkung. Salah satunya melalui pembangunan Co.Lab Brew by Kamadhuk, coffee shop yang akan hadir di kawasan RSUD Kabupaten Klungkung.
Pembangunan fasilitas tersebut secara resmi dimulai setelah Bupati Klungkung I Made Satria melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking, Senin (28/9).
Co.Lab Brew dibangun melalui kerja sama antara RSUD Klungkung dan Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Kamadhuk. Kehadirannya diharapkan tidak hanya menambah fasilitas penunjang di lingkungan rumah sakit, tetapi juga menciptakan pengalaman yang lebih positif bagi masyarakat ketika berada di rumah sakit.
Bupati Klungkung I Made Satria mengatakan, keberadaan fasilitas pendukung seperti coffee shop menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan konsep rumah sakit yang lebih humanis.
Menurutnya, masyarakat tidak seharusnya memandang rumah sakit sebagai tempat yang identik dengan rasa takut dan kecemasan. Karena itu, lingkungan rumah sakit perlu ditata sedemikian rupa agar memberikan suasana yang nyaman bagi pasien maupun keluarga.
“Kami ingin menghilangkan paradigma bahwa rumah sakit adalah tempat yang menakutkan. Rumah sakit ini adalah rumah sehat. Melalui suasana yang nyaman dan fasilitas pendukung yang baik, kita ingin menanamkan sugesti positif kepada masyarakat agar pasien yang berobat bisa lebih cepat sembuh,” ujar Satria.
Ia menambahkan, penataan kawasan RSUD Klungkung akan dilakukan secara berkelanjutan. Lingkungan rumah sakit diharapkan semakin tertata, asri dan memberikan kesan positif sejak masyarakat memasuki kawasan tersebut.
Usung Konsep Kolaborasi
Manajer KPN Kamadhuk, I Made Mahadi Dwipradnyana, menjelaskan nama Co.Lab Brew membawa semangat kolaborasi yang menjadi dasar pengembangan usaha tersebut.
Coffee shop ini tidak hanya diarahkan sebagai tempat menikmati kopi dan makanan, tetapi juga menjadi ruang pendukung bagi berbagai aktivitas masyarakat di lingkungan rumah sakit.
“Kami tidak hanya ingin menghadirkan tempat untuk menikmati kopi dan makanan, tetapi juga fasilitas pendukung yang memberikan kenyamanan ekstra bagi pasien, keluarga pasien, tenaga kesehatan, maupun masyarakat umum yang beraktivitas di lingkungan rumah sakit,” kata Mahadi.
Menurutnya, pembangunan Co.Lab Brew sekaligus menjadi bagian dari pengembangan usaha KPN Kamadhuk melalui pola kemitraan kelembagaan dengan RSUD Klungkung.
Sementara itu, Direktur RSUD Klungkung, dr. I Nengah Winata, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menjelaskan, pembangunan coffee shop sepenuhnya dibiayai oleh KPN Kamadhuk.
Dalam kerja sama tersebut, RSUD Klungkung menyediakan lahan melalui mekanisme sewa. Dengan demikian, pihak rumah sakit tidak menanggung biaya pembangunan fasilitas tersebut dan tetap memperoleh pendapatan dari pemanfaatan lahannya.
“Fasilitas ini disiapkan untuk melayani semua pihak, baik pengunjung yang sehat maupun pasien yang sedang berobat. Mengenai pendanaan, seluruhnya berasal dari Kamadhuk. Pihak RSUD hanya menyediakan tempat dan menerima pendapatan dari biaya sewa,” jelas dr. Winata.
Kehadiran Co.Lab Brew diharapkan menjadi bagian dari transformasi suasana RSUD Klungkung. Selain memperkuat pelayanan pendukung di luar aspek medis, fasilitas tersebut juga diharapkan membuat kawasan rumah sakit terasa lebih terbuka, nyaman dan ramah bagi masyarakat.
Dengan konsep tersebut, rumah sakit tidak hanya dipandang sebagai tempat mendapatkan pengobatan, tetapi juga sebagai “rumah sehat” yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap orang yang datang.