GIANYAR — Gubernur Bali Wayan Koster menjamu Duta Besar Meksiko untuk Indonesia, Francisco de la Torre Galindo, dengan sajian arak Bali, bertempat di Ruang Tamu Gubernur Bali, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, pada Kamis (19/2) . Pertemuan ini menjadi momentum mempererat hubungan sekaligus membuka peluang kerja sama konkret antara Bali dan Meksiko, khususnya di bidang budaya, pariwisata berkelanjutan, hingga ekonomi kreatif.
Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Francisco yang telah hampir empat bulan bertugas menyampaikan kekagumannya terhadap Bali yang dinilainya bukan sekadar destinasi wisata, melainkan pusat kebudayaan dunia. Ia menilai Bali memiliki banyak kesamaan dengan Cancún di Provinsi Quintana Roo, yang dikenal dengan warisan peradaban Maya serta menjadi magnet wisata internasional. Menurutnya, kedua daerah berpotensi menjalin kerja sama pengembangan pariwisata berkelanjutan. Ia juga menyebut media The Column telah memberitakan ketertarikan pelaku usaha Meksiko untuk menjajaki kerja sama perdagangan dan impor berbagai produk.
Gubernur Koster menegaskan bahwa hubungan Bali dan Meksiko tidak hanya berlandaskan kesamaan budaya, tetapi juga memiliki potensi besar dalam penguatan ekonomi. Ia membuka peluang kolaborasi di sektor kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif sebagai langkah konkret memperluas jejaring internasional Bali. “Hubungan ini bukan hanya tentang budaya, tetapi juga tentang ekonomi yang saling menguntungkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu Duta Besar memuji cita rasa arak Bali yang menurutnya sangat istimewa. Ia membandingkannya dengan tequila khas Meksiko yang umumnya memiliki kadar alkohol 36–40 persen. Dalam jamuan tersebut, diperkenalkan pula ungkapan khas Bali saat bersulang, yakni “jaen gati”, yang melambangkan kebersamaan dan kenikmatan saat menikmati minuman bersama.
Duta Besar juga mengungkapkan bahwa masyarakat Meksiko memiliki ketertarikan kuat terhadap Bali. Saat ini sekitar 200 warga Meksiko menetap di Bali dan sekitar 3.000 orang berkunjung setiap tahun, banyak di antaranya untuk berbulan madu. Bahkan, menurutnya, salah satu restoran Meksiko paling autentik di kawasan ASEAN berada di Bali. Ia pun berjanji pada kunjungan berikutnya akan membawa tequila sebagai simbol persahabatan, melanjutkan tradisi pertukaran budaya yang semakin erat antara kedua wilayah.