KLUNGKUNG — Sayembara Cipta Hymne dan Mars Klungkung Mahottama resmi memasuki babak akhir. Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Klungkung mengumumkan para pemenang setelah menerima 21 karya dari musisi dan pencipta lagu dari berbagai daerah di Indonesia.
Sayembara yang digelar sejak 15 Mei hingga 27 September 2026 tersebut menjadi ruang bagi para seniman untuk menuangkan gagasan, semangat, serta identitas Kabupaten Klungkung melalui karya musik.
Kepala BRIDA Kabupaten Klungkung, I Ketut Budiarta, mengatakan seluruh karya yang masuk telah melalui proses kurasi dan penilaian oleh dewan juri yang melibatkan pakar musik, seni, budaya, serta akademisi.
Menurutnya, proses penjurian dilakukan secara ketat dengan mempertimbangkan berbagai aspek dalam karya, mulai dari kekuatan lirik hingga kualitas aransemen musik.
“Karya-karya yang masuk sangat luar biasa. Para peserta mampu menghadirkan karya dengan lirik yang menyentuh dan menggugah, serta didukung aransemen musik yang sangat matang,” ujar Budiarta.
Pada kategori Hymne, posisi Juara I diraih I Kadek Ksama Putra melalui karya berkode HYM-I K-008 dengan nilai 75,81. Juara II ditempati I Ketut Tantra dan I Dewa Gede Sudharmanta dengan kode HYM-I K-010 dan nilai 73,69. Sementara Juara III diraih Ammaylucy Christa Br Tarigan dengan kode HYM-AMM-019, memperoleh nilai 70,89.
Untuk kategori penghargaan harapan, Febri Handoko meraih Harapan I dengan nilai 69,93, disusul I Wayan Suardana sebagai Harapan II dengan nilai 69,27. Harapan III diraih I Wayan Agus Suwidnyana, Dewa Putu Hendra Gunawan dan Tjokorde Gede Putra Kresna Dalem dengan nilai 68,01.
Sementara itu, pada kategori Mars, Juara I diraih I Ketut Tantra dan I Dewa Gede Sudharmanta melalui karya berkode MAR-I K-011 dengan nilai 75,73.
Juara II diraih Ammaylucy Christa Br Tarigan dengan kode MAR-AMM-018 dan nilai 71,80, sedangkan Juara III ditempati Grietje Telehala melalui karya berkode HYM-MAR-GRI-006 dengan nilai 71,72.
Untuk kategori harapan Mars, A. A. Gde Rai Adnyana menjadi Harapan I dengan nilai 70,76. Posisi Harapan II diraih Nurdiyanto dengan nilai 70,71, sementara Febri Handoko meraih Harapan III dengan nilai 70,27.
Budiarta menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah ambil bagian dalam sayembara tersebut. Ia juga mengapresiasi dewan juri dan para sponsor yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan hingga tuntas.
Ia berharap karya-karya yang terpilih tidak sekadar menjadi hasil sebuah kompetisi, tetapi juga dapat memperkuat karakter dan identitas seni budaya Klungkung.
“Karya-karya terbaik ini diharapkan dapat menjadi kebanggaan bersama dan turut memperkuat identitas serta semangat Klungkung Mahottama. Kepada seluruh pemenang, kami ucapkan selamat dan apresiasi atas kreativitas serta dedikasinya,” katanya.
BRIDA Klungkung selanjutnya akan menginformasikan jadwal penyerahan hadiah kepada para pemenang.
Dengan diumumkannya hasil sayembara tersebut, rangkaian penciptaan Hymne dan Mars Klungkung Mahottama kini memasuki tahap berikutnya, sekaligus membuka ruang bagi karya musik terpilih untuk menjadi bagian dari identitas daerah.
Salam Mahottama.