DENPASAR — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menegaskan bahwa sinergitas dan koordinasi berjenjang merupakan kunci utama keberhasilan pelaksanaan seluruh program TP PKK Provinsi Bali Tahun 2026.
Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Teknis Persiapan Kegiatan TP PKK Provinsi Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Kertasabha, Jayasabha, Denpasar, Rabu (7/1).
Dalam arahannya, Ibu Putri Koster menyampaikan bahwa seluruh jajaran TP PKK, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa dan kelurahan, harus bergerak selaras dan terkoordinasi dalam semangat satu pulau, satu tata kelola.
“Sinergi dan koordinasi adalah kunci. Program tidak akan berjalan optimal jika tidak disiapkan dan dilaksanakan bersama-sama dari hulu hingga hilir,” tegasnya.
Ibu Putri Koster juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap program unggulan TP PKK Pusat yang tetap berlandaskan 10 Program Pokok PKK, namun diimplementasikan secara kontekstual sesuai dengan karakteristik geografis dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
Menurutnya, PKK memiliki peran strategis sebagai motor penggerak partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, keberhasilan program sangat ditentukan oleh keaktifan Ketua TP PKK di setiap jenjang.
“Tidak akan bisa menggerakkan masyarakat Bali jika Ketua TP PKK kabupaten/kota tidak aktif, begitu pula di tingkat kecamatan dan desa. Kekuatan utama kita ada di desa, sehingga koordinasi harus berjalan kuat dan berjenjang,” ujarnya.





Dalam kesempatan tersebut, Ibu Putri Koster juga menyampaikan sejumlah kegiatan strategis TP PKK Provinsi Bali Tahun 2026 yang akan dilaksanakan secara terkoordinasi dan bersinergi dengan TP PKK kabupaten/kota serta perangkat daerah terkait.
Salah satunya adalah Pasar Rakyat PKK Berbelanja dan Berbagi TP PKK Provinsi Bali yang akan dilaksanakan di tingkat provinsi dan sembilan kabupaten/kota se-Bali, sehingga total terdapat 10 kali pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini direncanakan berlangsung mulai Maret hingga Desember 2026.
Selain itu, akan dilaksanakan Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi TP PKK Provinsi Bali Tahun 2026** di seluruh sembilan kabupaten/kota, dengan masing-masing kabupaten/kota menyiapkan enam lokasi kegiatan. Total sasaran aksi sosial mencapai 2.700 orang, dengan setiap lokasi menyasar 50 orang yang terdiri atas lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, balita, serta kader PKK. Bantuan yang diberikan berupa 30 kilogram beras, dua krat telur, dan dua kotak susu. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai Februari hingga November 2026.
Lebih lanjut, Ibu Putri Koster juga menyampaikan rencana Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali. Rangkaian kegiatan akan diisi dengan Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Lomba Paduan Suara, serta Lomba Memasak Olahan Menu Pangan Lokal Nonberas dan Ikan yang melibatkan generasi muda tingkat SMA dan SMK. Pendaftaran lomba akan dibuka mulai Maret 2026, dengan puncak peringatan HKG PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali dijadwalkan pada Jumat, 24 Juli 2026, bertempat di Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali. Para pemenang lomba akan memperoleh piagam penghargaan, piala, dan uang tunai.
Pada tahun 2026, TP PKK Provinsi Bali juga akan memberikan Penghargaan Adhi Bakti Pratama kepada pengurus PKK dan Dasawisma yang telah mengabdi secara berkelanjutan selama 10 tahun.
Dalam rangka memperkuat gerakan partisipatif di masyarakat, Ibu Putri Koster menegaskan pelaksanaan Gerakan Kul-Kul PKK dan Posyandu, berupa kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan yang dimulai dari halaman rumah, telajakan, hingga fasilitas umum. Kegiatan ini akan dilaksanakan setiap minggu pertama setiap bulan, pukul 06.00 hingga 08.00 WITA, di seluruh desa dan kelurahan se-Bali, dimulai pada Minggu, 11 Januari 2026, dan berakhir pada Minggu, 6 Desember 2026.
Selain itu, TP PKK Provinsi Bali juga akan mengikuti Rapat Koordinasi Nasional TP PKK serta berpartisipasi dalam Puncak Peringatan HKG PKK ke-54 Tingkat Nasional sebagai bentuk penguatan koordinasi antara pusat dan daerah.
Menutup arahannya, Ketua TP PKK Provinsi Bali kembali menegaskan pentingnya sinergitas, koordinasi lintas wilayah, serta kolaborasi dengan perangkat daerah agar seluruh program dapat berjalan tertib, sesuai dengan ketentuan keuangan, serta memberikan dampak nyata bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bali hingga ke tingkat desa.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ibu Seniasih Giri Prasta; Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Bali; Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali; Kepala Dinas PMD Dukcapil kabupaten/kota; serta pengurus dan anggota TP PKK Provinsi Bali.