PLT Komang Budiarsana diruang kerjanya saat diwawancara oleh wartawan
SINGARAJA, PELANGIDEWATA — Kecamatan Sukasada bersiap menggelar Festival Seni Adat dan Budaya bertajuk Festa Sada 2026 yang akan berlangsung pada 17 hingga 19 April 2026 di Taman Bung Karno, Sukasada.
Mengangkat tema “Abhyudaya” yang berarti kebangkitan, festival ini difokuskan sebagai momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai seni dan tradisi lokal di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga keberlangsungan budaya Bali di tingkat kecamatan. Senin, (13/4)
Plt. Camat Sukasada, Komang Budiarsana, menyampaikan bahwa festival ini dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai wadah edukasi dan pelibatan generasi muda dalam pelestarian budaya. Menurutnya, peran anak muda sangat penting agar tradisi yang ada tidak tergerus perkembangan zaman.
Rangkaian kegiatan akan diawali dengan pawai budaya yang melibatkan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Mereka akan menampilkan atraksi tradisional seperti tektekan dan pawai obor yang melintasi sejumlah ruas jalan menuju lokasi acara.
Selain itu, festival ini juga akan diisi dengan berbagai lomba berbasis budaya Bali, mulai dari mesatua, pidarta Bahasa Bali, hingga penulisan aksara Bali. Di sisi lain, pelaku UMKM lokal turut dilibatkan untuk memamerkan dan menjual produk mereka sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.
Pada penutupan acara, pengunjung akan disuguhkan pertunjukan seni yang mengombinasikan unsur tradisional dan modern. Kehadiran penampilan spesial dari Bagus Wirata diharapkan menambah daya tarik festival ini.
Melalui penyelenggaraan Festa Sada 2026, Sukasada diharapkan mampu memperkuat identitas budaya sekaligus menjadi ruang berkembangnya kreativitas seni yang berdampak positif bagi masyarakat luas. (ard)