SINGARAJA, PELANGIDEWATA – Momentum peringatan Hari Kartini dimaknai dengan aksi nyata oleh Srikandi PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng melalui kegiatan sosial di bidang kesehatan. Bakti sosial yang berlangsung di Puskesmas Sukasada 1 pada Minggu (26/4) menjadi bentuk kepedulian terhadap peningkatan kesehatan ibu dan anak.
Kegiatan ini dipimpin oleh Made Hermawati Diahp. Supriatna yang juga menjabat sebagai Ketua GOW Kabupaten Buleleng sekaligus Ketua Srikandi PDI Perjuangan Buleleng. Turut hadir pengurus Srikandi serta anggota Gatriwara DPRD Buleleng dari Fraksi PDI Perjuangan.
Mengangkat tema “Peduli Kesehatan Ibu & Anak”, kegiatan difokuskan pada pemberian asupan tambahan bagi ibu hamil serta bantuan kebutuhan pokok. Bantuan tersebut merupakan hasil sinergi dengan Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, berupa susu khusus untuk ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK) serta paket sembako.
Kolaborasi antara GOW Kabupaten Buleleng dan Dinas Sosial ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. Sinergi lintas sektor ini juga diharapkan dapat memperkuat langkah pencegahan stunting serta meningkatkan kualitas gizi keluarga secara berkelanjutan.
Dalam keterangannya, Made Hermawati Diahp. Supriatna menekankan bahwa esensi kegiatan ini bukan terletak pada besar kecilnya bantuan, melainkan pada nilai kepedulian dan kebersamaan dalam menjaga kesehatan generasi mendatang. Ia juga mengimbau para ibu untuk rutin memeriksakan kesehatan ke fasilitas layanan kesehatan.
“Jangan dilihat nilainya, tapi paling tidak kita bisa berbagi. Tujuannya adalah satu, untuk kesehatan ibu dan anak yang lahir nanti. Lebih ditangani lebih serius ke Puskesmas, sering-sering periksa ke dokter, apa yang perlu dilakukan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran Srikandi PDI Perjuangan di tengah masyarakat merupakan wujud komitmen dalam memperjuangkan kesehatan perempuan dan anak. Fokus kegiatan ini juga diarahkan untuk memastikan kondisi ibu hamil dan balita di wilayah Sukasada tetap terpantau dengan baik.
Menurutnya, keterlibatan tenaga kesehatan dan dukungan tokoh masyarakat menjadi faktor penting dalam mendorong keberhasilan program pencegahan stunting serta peningkatan gizi keluarga.
Melalui bantuan yang disalurkan, diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Semangat Kartini masa kini pun digaungkan dalam kegiatan ini, bahwa perempuan memiliki peran strategis tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan sosial.
“Sehat Ibunya, Kuat Anaknya!” menjadi pesan yang diusung sebagai harapan lahirnya generasi yang sehat, tangguh, dan berkualitas di masa depan.