BANJARANGKAN – Upaya memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Klungkung. Hal tersebut diwujudkan melalui Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan, Desa, dan Kelurahan di Kecamatan Banjarangkan yang dipimpin langsung Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya, di Kantor Camat Banjarangkan, Rabu (16/9).
Sebelum evaluasi digelar, tim monev terlebih dahulu melakukan peninjauan lapangan di dua desa yang menjadi lokasi sampel, yakni Desa Tusan dan Desa Nyanglan. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan berbagai program sekaligus mencermati kelengkapan administrasi dan capaian penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa.
Evaluasi mencakup empat aspek utama, meliputi penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat.
Dari hasil monitoring, secara umum pelaksanaan pemerintahan di Kecamatan Banjarangkan menunjukkan capaian yang cukup baik. Wabup Tjok Surya pun memberikan apresiasi kepada jajaran perangkat desa atas kinerja dan upaya yang telah dilakukan.
Menurutnya, capaian yang sudah baik tidak cukup hanya dipertahankan, tetapi perlu terus ditingkatkan agar kualitas tata kelola pemerintahan desa semakin merata di seluruh wilayah Kabupaten Klungkung.
“Secara umum penyelenggaraan pemerintahan sudah berjalan dengan baik. Saya berharap desa-desa lainnya juga bisa mengikuti standar ini. Data dan kelengkapan administrasi yang masih kurang agar segera dilengkapi,” ujar Wabup Tjok Surya.
Selain mengevaluasi aspek pemerintahan dan pembangunan, Monev juga menyoroti persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah. Pemerintah desa didorong untuk memperkuat pemilahan sampah sejak dari sumbernya, sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi masyarakat harus terus dibangun, terutama melalui kebiasaan memilah sampah dari rumah,” demikian penekanan dalam kegiatan tersebut.
Di sisi lain, aspek digitalisasi administrasi kependudukan turut menjadi perhatian. Berdasarkan catatan sementara tim monev, Desa Aan mencatatkan capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) tertinggi di Kecamatan Banjarangkan, yakni sebesar 30,74 persen. Sementara itu, posisi berikutnya ditempati Desa Getakan dengan capaian 29,19 persen.
Wabup Tjok Surya menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan publik membutuhkan kerja bersama antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa. Sinergi tersebut diharapkan terus diperkuat, baik dalam pemenuhan administrasi pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan masyarakat, maupun pengelolaan lingkungan.
Melalui pelaksanaan monev secara berkala, Pemerintah Kabupaten Klungkung berharap berbagai praktik baik yang telah diterapkan di sejumlah desa dapat menjadi referensi dan diterapkan secara lebih luas.
Dengan tata kelola yang semakin tertib, pelayanan yang terus beradaptasi dengan perkembangan digital, serta kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa diharapkan semakin transparan, akuntabel, dan mampu memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Salam Mahottama.