Melalui Singaraja Youth Art Exhibition, Wardhany Sutjidra dorong pengembangan kreativitas dan karakter anak sejak dini sekaligus mengurangi ketergantungan pada gawai.

SINGARAJA, PELANGIDEWATA – Bunda PAUD Kabupaten Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra, mengapresiasi penyelenggaraan Singaraja Youth Art Exhibition yang digelar Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Buleleng, Minggu (25/10/2026). Menurutnya, kegiatan seni seperti ini membuka ruang bagi anak untuk berkarya sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap gawai.
“Dengan kegiatan seperti ini, anak-anak bisa berkreasi, bersosialisasi dengan teman-temannya, dan termotivasi untuk menghasilkan karya yang lebih baik setelah melihat karya peserta lainnya. Kegiatan yang dilaksanakan KNPI ini sangat positif dan perlu lebih sering diadakan,” ungkapnya.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Terbuka Hijau Rumah Jabatan Bupati Buleleng ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat dan potensi seni sejak usia dini. Acara diisi lomba mewarnai tingkat TK, SD, dan SMP yang diikuti 105 peserta, serta pameran lukisan yang diikuti 100 orang. Rangkaian kegiatan tersebut memberi kesempatan bagi anak untuk berekspresi, membangun interaksi dengan peserta lain, dan menumbuhkan semangat berkompetisi yang baik.
Ny. Wardhany menyebut Singaraja Youth Art Exhibition sebagai ide luar biasa yang digagas KNPI sebagai organisasi kepemudaan. Ia menilai kegiatan ini bermanfaat membentuk generasi muda yang inovatif dan berani menunjukkan kemampuan dirinya. Ia menegaskan bahwa kualitas masa depan bangsa sangat ditentukan oleh cara anak-anak dibina sejak masa kanak-kanak.
“Menyiapkan Generasi Indonesia Emas 2045 harus dimulai sejak dini, lewat tumbuh kembang yang mendukung kreativitas, pola pikir yang sehat, dan pembentukan karakter anak,” tuturnya.
Selain itu, ia menilai aktivitas seni membuat anak lebih banyak terlibat dalam kegiatan yang produktif. Dengan begitu, waktu yang dihabiskan bersama perangkat digital dapat berkurang. Ny. Wardhany juga mendorong berbagai organisasi di Kabupaten Buleleng menghadirkan kegiatan edukatif yang memperkaya pengalaman belajar anak di luar ruangan. Pendidikan, menurutnya, bisa berlangsung di banyak tempat dan paling berkesan lewat pengalaman langsung.
BACA JUGA
Tutup Lomba PMR Wira X, Wabup Supriatna: PMR Harus Jadi Garda Depan Kemanusiaan di Masyarakat
“Anak-anak perlu mengenal tumbuhan, lingkungan, dan keanekaragaman alam secara langsung, tidak hanya lewat buku dan ruang kelas,” ujarnya.
Ia turut menilai kegiatan seperti perkemahan pemuda dapat menjadi sarana pembelajaran yang bermanfaat. Melalui kegiatan tersebut, anak dan generasi muda dilatih membangun kemandirian, kerja sama, kepedulian, serta kemampuan bersosialisasi. Mereka juga belajar saling membantu dan memperoleh pengalaman nyata yang berguna bagi perkembangan karakter.
Ny. Wardhany berharap kegiatan kreatif dan edukatif seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak anak dan generasi muda. Dengan dukungan berbagai pihak, kegiatan semacam ini diharapkan menjadi ruang yang membantu anak-anak Buleleng mengembangkan potensi, memperkuat karakter, dan tumbuh menjadi generasi yang mandiri serta berdaya saing.