DENPASAR – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menerima audiensi Perbekel Desa Mekar Bhuwana Wayan Wingarta bersama prajuru dan panitia karya Pura Puseh dan Pura Desa Adat Sigaran, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Bali.
Audiensi tersebut dilaksanakan untuk menyampaikan undangan kepada Wagub Giri Prasta agar berkenan hadir dalam pelaksanaan karya di Pura Puseh dan Pura Desa Adat Sigaran yang dijadwalkan pada 4 Oktober mendatang.
Pada hari yang sama, Wagub Giri Prasta juga menerima kunjungan Wakil Bupati Tabanan yang didampingi Bendesa Adat Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan. Kedatangan rombongan tersebut turut menyampaikan undangan kepada Wakil Gubernur Bali untuk menghadiri upacara Ngenteg Linggih.
Dalam pertemuan tersebut, Wagub Giri Prasta menyampaikan pentingnya penyusunan standar dalam pembuatan sarana upakara untuk pelaksanaan upacara adat dan keagamaan di Bali. Menurutnya, standarisasi diperlukan agar terdapat keseragaman dalam tingkatan sarana upakara sekaligus menciptakan pemerataan harga di masyarakat.
Ia berharap ke depan dapat dirumuskan pedoman yang menjadi acuan bersama dalam penyediaan sarana upakara, dengan tetap memperhatikan kebutuhan serta ketentuan adat setempat. Dengan demikian, pelaksanaan upacara dapat berjalan sesuai tradisi, sementara masyarakat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai standar dan biaya sarana upakara.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan agar semakin tertata, sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi Bali dengan memperhatikan kondisi dan kemampuan masyarakat.