BANGLI, PELANGIDEWATA.COM – Berbagi tidak selalu tentang memberikan bantuan. Lebih dari itu, berbagi juga bisa berarti memberikan keterampilan yang membuka jalan menuju kemandirian ekonomi.
Semangat itulah yang dibawa Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali melalui aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” yang kembali menyapa masyarakat di Kabupaten Bangli, Rabu (9/9/2026).
Kali ini, aksi sosial tersebut menyasar tiga desa, yakni Desa Pengiangan, Kecamatan Susut; Desa Pengotan, Kecamatan Bangli; dan Desa Satra, Kecamatan Kintamani.
Namun, kegiatan tidak berhenti pada penyerahan bantuan sosial. TP PKK Provinsi Bali juga membawa program pemberdayaan masyarakat melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) memasak yang bekerja sama dengan Bali Chef Community (BCC).
Langkah ini menjadi bagian dari upaya TP PKK Provinsi Bali untuk memastikan bantuan yang diberikan tidak sekadar menyelesaikan kebutuhan sesaat, tetapi juga menghadirkan bekal keterampilan yang dapat dikembangkan masyarakat dalam jangka panjang.
Dari Dapur Bisa Jadi Peluang Usaha
Bimtek memasak menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan “Bergerak dan Berbagi”. Para anggota PKK diberikan pengetahuan dan keterampilan mengolah makanan yang diharapkan dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.
Keterampilan tersebut juga diarahkan untuk mendukung peningkatan perekonomian keluarga, sekaligus mendorong masyarakat agar semakin kreatif memanfaatkan sumber daya pangan lokal yang tersedia di lingkungan sekitar.
Dengan demikian, dapur tidak hanya menjadi tempat menyiapkan kebutuhan keluarga, tetapi juga dapat menjadi ruang lahirnya ide usaha baru.
Program ini sekaligus memperkuat peran PKK sebagai motor pemberdayaan keluarga. Pengetahuan yang diperoleh melalui pelatihan diharapkan dapat diteruskan kepada anggota keluarga maupun masyarakat lainnya.
Berbagi yang Menyentuh Kebutuhan Masyarakat
Aksi “Bergerak dan Berbagi” TP PKK Provinsi Bali dirancang dengan pendekatan yang lebih luas. Bantuan sosial tetap diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, namun di saat yang sama program pemberdayaan juga diperkuat.
Pendekatan tersebut penting agar kegiatan sosial tidak hanya berorientasi pada bantuan langsung, tetapi turut membangun kapasitas masyarakat.
Khusus melalui pelatihan memasak, masyarakat diajak melihat potensi yang ada di sekitar mereka. Bahan pangan lokal yang selama ini mungkin hanya dikonsumsi untuk kebutuhan sehari-hari dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah.
Dari keterampilan sederhana, peluang ekonomi keluarga pun bisa mulai dibangun.
Dorong PKK Makin Produktif
Kolaborasi TP PKK Provinsi Bali dengan Bali Chef Community dalam kegiatan ini juga menjadi upaya memperluas wawasan anggota PKK mengenai pengolahan pangan.
Keterampilan memasak yang diperoleh tidak hanya menyasar kemampuan teknis, tetapi diharapkan berkembang menjadi kemampuan produktif yang bisa mendukung ketahanan ekonomi keluarga.
Semangat tersebut sejalan dengan tujuan pemberdayaan masyarakat melalui gerakan PKK, yakni mendorong keluarga agar semakin mandiri, kreatif, dan mampu memanfaatkan potensi yang dimiliki.
Melalui “Bergerak dan Berbagi”, TP PKK Provinsi Bali kembali menegaskan bahwa kepedulian sosial tidak harus berhenti pada apa yang diberikan hari ini, tetapi juga tentang apa yang bisa dibekalkan untuk kehidupan masyarakat setelah kegiatan berakhir.
Dari Bangli, semangat itu kembali digaungkan: berbagi bukan hanya meringankan beban, tetapi juga membuka peluang agar masyarakat mampu bergerak dan tumbuh secara mandiri.