KLUNGKUNG — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Klungkung tidak hanya diisi dengan upacara seremonial. Pemerintah Kabupaten Klungkung memanfaatkan momentum tersebut untuk menyalurkan berbagai bantuan sarana penunjang kepada kelompok nelayan, petani, hingga pemerintah desa dengan total nilai mencapai Rp3,87 miliar.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis setelah pelaksanaan Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, Kamis (1/10/2026). Upacara dipimpin langsung Bupati Klungkung I Made Satria selaku Inspektur Upacara.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gede Surya Putra, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK, pimpinan organisasi perangkat daerah, para veteran serta sejumlah pimpinan instansi terkait.
Mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan tahun ini diisi dengan penyaluran program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Total bantuan diberikan kepada 32 unit penerima, yang terdiri atas empat subak dan 28 tempek di wilayah Kabupaten Klungkung.
Dorong Produktivitas Nelayan dan Petani
Pada sektor perikanan, bantuan yang disalurkan berupa chest freezer dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI serta dua unit mesin tempel kapal berkekuatan 15 PK yang merupakan dukungan dari Bank Indonesia.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi kelompok usaha bersama (KUB) nelayan untuk mendukung aktivitas penangkapan maupun pengelolaan hasil perikanan.
Sementara di sektor pertanian, Bank Indonesia turut memberikan dukungan berupa traktor roda dua dan mesin pemotong rumput. Sarana pertanian tersebut disalurkan kepada Subak Takmung, Subak Selisihan Kangin, dan Subak Akah.
Dukungan juga diberikan untuk memperkuat fasilitas pelayanan dan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah kepulauan. Pemerintah Desa Jungutbatu, Nusa Penida, menerima sepeda motor roda tiga serta pompa pemadam kebakaran portabel dari Satpol PP dan Damkar Kabupaten Klungkung.
Pancasila Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat
Bupati Klungkung I Made Satria mengatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai-nilai Pancasila, kata dia, harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurut Satria, semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari pengamalan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Pancasila bukan hanya perekat keberagaman kita, tetapi juga dorongan untuk mewujudkan kesejahteraan yang adil dan merata. Melalui bantuan sarana dan prasarana ini, kita berharap produktivitas nelayan serta petani di Klungkung dapat meningkat pesat,” tegasnya.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat digunakan secara optimal oleh para penerima dan memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat.
Selain mendukung aktivitas ekonomi, bantuan tersebut diharapkan turut memperkuat ketahanan pangan daerah, meningkatkan daya saing hasil perikanan lokal, serta memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya di wilayah Nusa Penida.
Penyaluran bantuan dalam rangka Hari Kesaktian Pancasila ini sekaligus menjadi bentuk sinergi pemerintah daerah bersama kementerian, Bank Indonesia dan berbagai pihak dalam mendorong pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Klungkung.