SINGARAJA, PELANGIDEWATA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buleleng menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tata kelola organisasi dan anggaran bagi seluruh pengurus kabupaten (pengkab) cabang olahraga, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng ini diikuti oleh 48 cabang olahraga di bawah naungan KONI Buleleng. Lima narasumber turut dihadirkan untuk memperkuat pemahaman peserta, khususnya dalam aspek manajerial organisasi dan akuntabilitas keuangan.
Sejak awal kegiatan, antusiasme peserta terlihat tinggi. Para pengurus cabang olahraga hadir dengan semangat meningkatkan kapasitas pengelolaan organisasi sebagai upaya menopang prestasi olahraga di Kabupaten Buleleng.
Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna, menegaskan bahwa Bimtek ini menjadi fondasi penting dalam membangun sistem olahraga yang kuat dan berkelanjutan.
“Seluruh pengkab olahraga yang tergabung dalam KONI Buleleng sangat antusias mengikuti kegiatan hari ini,” ujarnya.
Ia menekankan, pencapaian prestasi olahraga tidak dapat dilepaskan dari tata kelola organisasi yang baik dan profesional. Menurutnya, penguatan struktur organisasi merupakan langkah awal dalam menciptakan ekosistem olahraga yang sehat.
“Kita tidak hanya berbicara soal prestasi, tetapi juga bagaimana tata kelola organisasi itu bisa berjalan dengan baik sebagai fondasi utama,” imbuhnya.
Selain itu, transparansi dalam pengelolaan keuangan juga menjadi perhatian utama. Hal ini berkaitan dengan penggunaan dana hibah pemerintah yang harus dipertanggungjawabkan secara akuntabel dan transparan.
“Pengelolaan keuangan harus benar-benar dipertanggungjawabkan, karena dana yang digunakan bersumber dari hibah pemerintah,” jelasnya.
Dalam konteks tata kelola publik, penguatan akuntabilitas ini dinilai penting untuk mencegah potensi penyimpangan anggaran di tingkat cabang olahraga. Seluruh pengkab diharapkan dapat menjalankan pengelolaan anggaran sesuai regulasi yang berlaku.
“Kami berharap seluruh pengkab mengikuti aturan yang telah ditetapkan, sehingga tidak muncul persoalan dalam penggunaan anggaran di masing-masing cabang olahraga,” tegas Supriatna.
Melalui Bimtek ini, KONI Buleleng tidak hanya berupaya meningkatkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat integritas organisasi serta pengelolaan keuangan yang transparan, profesional, dan sesuai koridor hukum yang berlaku.