KLUNGKUNG – Pemerintah Kabupaten Klungkung menyalurkan bantuan sosial tidak terencana bagi masyarakat yang terdampak bencana dan musibah sepanjang tahun anggaran 2026. Sebanyak 30 permohonan bantuan telah disetujui dengan total anggaran mencapai Rp353 juta.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Klungkung I Made Satria, didampingi Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra, Penjabat Sekretaris Daerah Gusti Agung Putra Mahajaya, serta Kepala Pelaksana BPBD Klungkung Putu Widiada. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Kamis (8/10/2026).
Dalam laporannya, Kalak BPBD Klungkung Putu Widiada menyampaikan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang telah mengajukan permohonan dan memenuhi persyaratan. Dari total 30 proposal yang masuk dan disetujui, pemerintah daerah mengalokasikan dana sebesar Rp353 juta untuk membantu warga yang mengalami musibah.
Bupati Klungkung I Made Satria mengatakan, penyaluran bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat yang menghadapi kesulitan akibat bencana maupun kejadian tidak terduga.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga yang terdampak sehingga mereka dapat menjalani proses pemulihan setelah mengalami musibah.
“Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat kita yang sedang mengalami kesulitan akibat musibah yang tidak terduga,” ujar Satria.
Selain menyerahkan bantuan, Bupati Satria juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di tengah kondisi musim kemarau panjang. Cuaca kering dapat meningkatkan risiko kebakaran, terutama apabila aktivitas masyarakat tidak disertai langkah pencegahan yang memadai.
Ia mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan kegiatan yang berpotensi memicu kebakaran, menjaga lingkungan sekitar, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, saling mengawasi lingkungan sekitar, dan bersama-sama menjaga keamanan wilayah dari ancaman bencana di musim kemarau ini,” tegasnya.
Bupati Satria berharap keterlibatan aktif masyarakat dapat membantu mengurangi risiko bencana sekaligus menjaga keselamatan lingkungan dan permukiman warga.
Melalui penyaluran bantuan sosial tersebut, Pemkab Klungkung berupaya memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak musibah. Di sisi lain, peningkatan kewaspadaan terhadap kebakaran menjadi langkah penting untuk mengantisipasi potensi bencana selama musim kemarau panjang.
Salam Mahottama.