0-4064x3048-0-0-{}-0-24#
Utsawa Widyatarka Susastra Bali Tingkat Provinsi Bali, untuk Kabupaten Buleleng diwakili oleh SD N 1 Paket Agung (Regu B Tengah) lolos ke babak Final Rabu, 10 Juni 2026
DENPASAR, PELANGIDEWATA – Perwakilan Kabupaten Buleleng, SD Negeri 1 Paket Agung, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos ke babak final dalam ajang Utsawa Widyatarka Susastra Bali tingkat Provinsi Bali untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), yang digelar di Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Rabu (6/5).
Kehadiran SDN 1 Paket Agung sebagai duta Buleleng merupakan hasil koordinasi antara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng bersama Disdikpora Kabupaten Buleleng. Sekolah yang berlokasi di Desa Paket Agung, Kecamatan Buleleng ini dipercaya mewakili daerah dalam lomba cerdas cermat (LCC) berbasis bahasa, aksara, dan sastra Bali.Dalam kompetisi yang berlangsung ketat, khususnya pada sesi III, tim dari SDN 1 Paket Agung harus bersaing dengan SD 4 Padangkerta (Karangasem) dan SD 1 Manistutu (Jembrana).
Dengan ketenangan serta kemampuan menjawab soal secara cepat dan akurat, tim Buleleng sukses mengamankan posisi menuju babak final.
Sebagai lembaga pendidikan dasar, SDN 1 Paket Agung dikenal tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga aktif dalam pengembangan nilai-nilai budaya lokal. Berbagai kegiatan seperti pembelajaran bahasa Bali dan seni tari tradisional menjadi bagian penting dalam membentuk karakter siswa yang berakar pada kearifan lokal.Ajang Utsawa Widyatarka Susastra Bali sendiri merupakan salah satu program strategis DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali yang bertujuan menjaga keberlangsungan bahasa, aksara, dan sastra Bali.
Kegiatan ini juga sejalan dengan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” yang menitikberatkan pada pelestarian budaya serta penguatan sumber daya manusia berbasis tradisi.
Pembina Bahasa Bali SDN 1 Paket Agung, Made Sulasmini, S.Pd.SD., M.Pd, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras dan semangat belajar para siswa.
“Proses anak-anak bisa sampai di titik ini karena semangat belajar yang luar biasa. Mereka memiliki tekad kuat untuk mengajegkan Bahasa Bali. Di sekolah kami rutin melatih, di rumah juga mendapat dukungan dari orang tua, serta adanya sinergi dengan penyuluh. Anak-anak sangat antusias dalam belajar dan melestarikan Bahasa Bali.”Ia juga menambahkan harapan untuk menghadapi babak selanjutnya.
“Ke depan, kami berharap anak-anak dapat terus meningkatkan kemampuan untuk menghadapi babak selanjutnya. Diperlukan bimbingan yang lebih intens serta kerja sama dari orang tua dan seluruh guru di sekolah agar hasil yang dicapai semakin maksimal.
”Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Buleleng yang juga Koordinator Utsawa Widyatarka Susastra Bali Kabupaten Buleleng, Nyoman Sukarmen, memberikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada anak-anak dan guru pembimbing. Mereka telah menunjukkan semangat juang yang tinggi, disertai doa dan usaha yang luar biasa. Ini patut kita apresiasi. Kegiatan ini sangat penting karena menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dari tingkat SD hingga perguruan tinggi.
”Ia juga menegaskan pentingnya keberlanjutan program pelestarian bahasa daerah.“Ke depan, dengan adanya wadah yang dimotori oleh PDI Perjuangan bersama stakeholder lainnya, kami berharap pembelajaran Bahasa Bali tetap eksis.
Bahasa Bali harus terus hidup sebagai bahasa ibu di daerah kita dan diwariskan kepada generasi muda.
”Selain menjadi ajang kompetisi dengan total hadiah puluhan juta rupiah, kegiatan ini juga menjadi sarana strategis dalam memperkuat identitas budaya Bali melalui generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta memiliki kecintaan terhadap warisan budaya daerah.