Ajang paduan suara antar kabupaten/kota yang digelar TP PKK Provinsi Bali menjadi ruang pembinaan karakter, pelestarian seni, serta penguatan rasa persatuan di kalangan pelajar SMA/SMK.
DENPASAR – Suasana penuh semangat dan kemeriahan mewarnai pelaksanaan Lomba Paduan Suara antar kabupaten/kota yang diselenggarakan Tim Penggerak PKK Provinsi Bali di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre Denpasar, Kamis (2/7). Kegiatan yang merupakan rangkaian Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
Sorak-sorai para pendukung menggema di dalam gedung setiap kali perwakilan kabupaten/kota tampil membawakan lagu-lagu yang telah ditentukan panitia. Seluruh kursi penonton dipenuhi supporter masing-masing kontingen serta masyarakat umum yang antusias menyaksikan jalannya perlombaan.

Atmosfer semakin semarak karena kegiatan berlangsung bersamaan dengan penyelenggaraan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 di kawasan Taman Budaya Art Centre Denpasar, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Lomba paduan suara tahun ini melibatkan siswa-siswi SMA/SMK dari seluruh kabupaten/kota di Bali sebagai representasi generasi muda. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan terhadap seni suara, mempererat persaudaraan antardaerah, sekaligus membangun karakter generasi muda melalui nilai-nilai kebersamaan, disiplin, dan kerja sama.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, mengatakan bahwa pelibatan pelajar dalam peringatan HKG PKK merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap seni, budaya, dan nilai-nilai kebangsaan.
“Lomba paduan suara ini bukan sekadar kompetisi mencari juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi media pembelajaran untuk menanamkan disiplin, kekompakan, rasa percaya diri, serta semangat persatuan kepada generasi muda. Melalui seni, kita membangun karakter sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Bali dan Indonesia,” ujar Bunda Putri Suastini Koster.
Ia berharap kegiatan serupa terus dikembangkan sebagai wadah kreativitas bagi pelajar sekaligus memperkuat peran PKK dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, berbudaya, dan berkarakter.
“Semoga semangat yang ditunjukkan para peserta hari ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Bali untuk terus berkarya, melestarikan seni budaya, serta menjaga persatuan demi Bali yang maju, harmonis, dan berdaya saing,” tutupnya.