SIngaraja, pelangidewata.com|Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putra daerah Bali Utara di kancah nasional. Tim Muaythai Indonesia (M.I) Kabupaten Buleleng sukses mencatatkan hasil impresif dalam ajang SLC Super Fight yang berlangsung di Mall FireNine, Surabaya, 23–25 Januari 2026.
Meski hanya mengirimkan delegasi kecil berkekuatan lima atlet, kontingen Buleleng membuktikan efisiensinya dengan menyapu bersih medali. Tercatat, tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu berhasil dibawa pulang ke Gumi Panji Sakti.
Ketua tim sekaligus pelatih Muaythai Buleleng, Gede Sudarma (Gede Buda), menyatakan rasa bangganya atas capaian anak asuhnya.
“Tiga emas, satu perak, dan satu perunggu. Ini hasil kerja keras atlet, pelatih, dan dukungan semua pihak. Dengan jumlah atlet yang terbatas, hasil ini patut disyukuri,” ujar Gede Buda saat melaporkan hasil pertandingan, Minggu (25/1).
Daftar Peraih Medali
Berikut adalah rincian capaian atlet Muaythai Buleleng di Surabaya:
- Medali Emas:
- Gede Esa Widi Sanjaya (Kelas 45 kg putra U-14).
- Ngurah Eka Setiawan (Kelas 57 kg putra U-17) – Menang atas atlet Gresik.
- Kadek Agus Darmayasa (Kelas 59 kg U-14).
- Medali Perak:
- Putu Rico Dewantara (Kelas 57 kg U-23).
- Medali Perunggu:
- Luh Mila Yuni Ariani (Kelas 54 kg/15 tahun).
Modal Menuju Level Nasional
Gede Buda menilai ajang yang diikuti oleh sekitar 300 atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur dan sekitarnya ini merupakan tolok ukur penting. Kemenangan ini bukan sekadar raihan medali, melainkan pembuktian mental tanding atlet Buleleng di luar Bali.
“Hasil ini menjadi modal berharga untuk event-event berikutnya. Kami ingin mengukur sejauh mana kesiapan Muaythai Buleleng di level nasional,” pungkasnya.
Kejuaraan SLC Super Fight sendiri merupakan hasil kolaborasi antara SLC dengan Pengprov Muaythai Jawa Timur yang bertujuan menjaring bibit unggul petarung muaythai di Indonesia.