Dua warga asal Cirebon meninggal dunia setelah kendaraan pikap yang ditumpangi terlibat kecelakaan dengan minibus di kawasan Pancasari, Sukasada.
SINGARAJA, PELANGIDEWATA – Kecelakaan lalu lintas dengan korban jiwa kembali terjadi di wilayah Kabupaten Buleleng. Dua orang dilaporkan meninggal dunia setelah mobil Suzuki pikap yang mereka tumpangi bertabrakan dengan sebuah Toyota Hiace di Jalan Raya Singaraja–Denpasar, tepatnya di Banjar Dinas Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Selasa (23/6).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.50 Wita. Berdasarkan informasi dari kepolisian, kendaraan Suzuki pikap bernomor polisi DK 8241 YU yang dikemudikan Indrawati Setiabudi (62) saat itu hendak memasuki jalan raya dari sebuah halaman rumah yang berada di sisi barat jalan.
Ketika kendaraan mulai bergerak menuju jalur utama dengan arah perjalanan ke selatan, dari arah berlawanan melaju Toyota Hiace DK 7069 JF yang dikemudikan Redemtus Kenjam (24), warga Nusa Tenggara Timur.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan bahwa benturan terjadi karena kedua kendaraan sudah berada pada jarak yang sangat dekat sehingga pengemudi tidak memiliki cukup ruang untuk menghindar.
Akibat tabrakan tersebut, Suzuki pikap mengalami kerusakan berat. Pengemudinya, Indrawati Setiabudi, mengalami sejumlah luka serius dan sempat mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Sukasada II. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Korban lainnya, Hidajat Maruta (81), yang berada di dalam kendaraan yang sama, juga mengalami cedera berat pada bagian kepala. Hasil pemeriksaan medis menyatakan korban meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.
Sementara itu, pengemudi Toyota Hiace bersama seorang penumpang bernama Hendry (32) dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Dari hasil penyelidikan awal dan olah TKP yang dilakukan petugas Satlantas Polres Buleleng, kecelakaan diduga berawal saat kendaraan pikap memasuki badan jalan tanpa memperhatikan secara optimal kondisi lalu lintas yang sedang melintas di jalur utama.
“Indikasi sementara menunjukkan kendaraan pikap tidak memberikan kesempatan terlebih dahulu kepada kendaraan yang sudah melaju di jalan utama, sehingga terjadi benturan,” terang Iptu Yohana.
Selain menyebabkan dua korban meninggal dunia, insiden ini juga mengakibatkan kerusakan material pada kedua kendaraan. Bagian depan Toyota Hiace mengalami kerusakan akibat benturan, sedangkan Suzuki pikap mengalami kerusakan parah pada bagian depan dan sisi kanan kendaraan.
Saat ini, aparat kepolisian masih melanjutkan proses penyelidikan guna memperoleh gambaran lengkap terkait kronologi serta faktor penyebab kecelakaan tersebut.