Karangasem — Ketua BKOW Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, melaksanakan persembahyangan dalam rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih, Sabtu (11/4/2026). Ia hadir bersama anggota BKOW Bali untuk menghaturkan sembah bhakti di Pura Penataran Agung.
Memasuki hari kesembilan pelaksanaan karya, jumlah pemedek yang datang ke kawasan suci Besakih mengalami peningkatan signifikan. Sejumlah pura di kompleks Besakih terlihat dipadati umat, dengan lonjakan tertinggi terjadi di Pura Penataran Agung.
Humas Badan Pengelola FKSPA Besakih, Andre, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah pemedek mulai terlihat sejak akhir pekan pertama. Ia memperkirakan tren kepadatan akan terus berulang setiap Sabtu dan Minggu.
Untuk menghindari kemacetan dan antrean panjang, umat yang hendak bersembahyang disarankan memilih waktu di luar akhir pekan. Pengelola juga telah menyiapkan skema pengaturan parkir guna mengantisipasi lonjakan kendaraan.
Kendaraan pribadi dan minibus diarahkan ke Area Parkir Manik Mas, sementara bus besar dialihkan ke Area Parkir Kedungdung. Jika kapasitas parkir utama penuh, pemedek akan diarahkan ke lahan parkir alternatif milik warga di sekitar kawasan.
Selain pengaturan lalu lintas, aspek kebersihan juga menjadi perhatian serius. Badan Pengelola FKSPA Besakih menggerakkan program “Mereresik” yang melibatkan generasi muda serta pelajar dari tingkat SD hingga SMA/SMK di wilayah sekitar.
Program tersebut dijalankan setiap hari selama rangkaian IBTK berlangsung sebagai upaya menjaga kesucian dan kebersihan lingkungan pura.
Di sisi lain, pengelola juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Bali dalam pengawasan penggunaan plastik sekali pakai. Bersama instansi terkait, dilakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan pemedek guna memastikan kawasan tetap bersih dan ramah lingkungan.
Dengan meningkatnya jumlah pemedek, seluruh pihak diharapkan dapat bersama-sama menjaga ketertiban, kenyamanan, serta kesucian kawasan Pura Agung Besakih selama berlangsungnya IBTK.