Dua emas, dua perak, dan empat perunggu menjadi modal berharga bagi atlet menembak Buleleng untuk menghadapi persaingan yang lebih besar pada Porprov Bali 2027.
SINGARAJA, PELANGIDEWATA – Kontingen cabang olahraga menembak Kabupaten Buleleng berhasil mencatatkan hasil positif pada ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2026. Dalam kompetisi yang mempertemukan atlet-atlet pelajar terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Bali tersebut, tim Perbakin Buleleng sukses mengoleksi delapan medali yang terdiri atas dua emas, dua perak, dan empat perunggu.
Capaian tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan pembinaan atlet menembak di Buleleng sekaligus memberikan optimisme dalam menatap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027.
Dua medali emas untuk Buleleng dipersembahkan oleh Putu Yuri Devina Setiawan yang tampil sebagai juara pada nomor Air Pistol Putri tingkat SMA. Satu emas lainnya diraih Aiko Adelia Triyanijaya setelah menunjukkan performa terbaiknya di nomor Air Pistol Putri tingkat SMP.
Sementara itu, medali perak pertama diraih Naura Arshifa Sakhi pada nomor ARH Pompa SD Putri. Tambahan perak berikutnya datang dari nomor Air Pistol Mix melalui pasangan Putu Yuri Devina Setiawan dan Komang Restu.
Tidak hanya mendulang emas dan perak, atlet-atlet Buleleng juga berhasil menyumbangkan empat medali perunggu. Raihan tersebut diperoleh pasangan Kadek Gesia Diah Pradnyani dan Kadek Dika Wiguna pada nomor Air Pistol Mix, I Made Dwijesvara Wijaya Nanda pada nomor Air Rifle SMP Putra, Kadek Anggun Diksarista pada nomor Air Rifle SMA Putri, serta Kadek Ari Cipta Nugraha pada nomor Air Pistol SMP Putra.
Sekretaris Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Kabupaten Buleleng, Komang Andre, memberikan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet yang telah berupaya maksimal selama mengikuti Porjar Bali 2026.
Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan hasil dari proses pembinaan yang dijalankan secara konsisten, didukung kedisiplinan dan semangat tinggi para atlet dalam menjalani latihan maupun pertandingan.
“Terima kasih atas kerja keras, disiplin, semangat, dan perjuangan yang telah ditunjukkan pada saat latihan dan di setiap pertandingan. Perolehan medali adalah hasil dari proses latihan yang panjang dan dedikasi disiplin yang luar biasa,” ujarnya, Rabu (10/6).
Andre menilai keberhasilan para atlet tidak terlepas dari komitmen yang terus dijaga selama menjalani program latihan. Menurutnya, setiap medali yang diraih merupakan buah dari kerja keras dan pengorbanan yang dilakukan dalam waktu yang tidak singkat.
Ia juga mengingatkan para atlet yang berhasil meraih prestasi agar tetap rendah hati dan terus meningkatkan kemampuan. Baginya, capaian di Porjar harus menjadi motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada kejuaraan berikutnya.
Di sisi lain, Andre memberikan dorongan kepada atlet yang belum berhasil meraih medali agar tidak kehilangan semangat dan tetap menjadikan pengalaman bertanding sebagai bagian dari proses pembelajaran.
“Bagi yang belum berhasil meraih medali, jangan berkecil hati. Kegagalan hari ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan bagian dari proses menuju keberhasilan. Tetap belajar, tetap berlatih, tetap semangat, terus belajar dari pengalaman, dan percayalah usaha yang konsisten akan tidak menghianati hasil pada kesempatan berikutnya,” tegasnya.
Lebih jauh, Andre menjelaskan bahwa Porjar Bali bukan hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga berfungsi sebagai sarana mengukur kemampuan atlet serta mengevaluasi hasil pembinaan yang telah dilakukan selama ini.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh para atlet di Porjar akan menjadi bekal penting dalam mempersiapkan diri menghadapi ajang yang lebih besar, khususnya Porprov Bali 2027.
“Kita mulai mengasah dan meningkatkan kemampuan, satu momentum di ajang Porjar ini untuk menyiapkan atlet pada Porprov Bali di tahun 2027,” katanya.
Dengan torehan delapan medali pada Porjar Bali 2026, Perbakin Buleleng semakin optimistis menatap agenda kompetisi berikutnya. Hasil tersebut sekaligus menjadi fondasi awal dalam membangun kekuatan tim yang kompetitif untuk bersaing pada Porprov Bali 2027 mendatang.