Pemukulan kulkul lima kali menjadi simbol nilai-nilai Pancasila dan menandai dimulainya rangkaian Pesta Kesenian Bali 2026 bertema Jiwa Sidha Parisudha.
DENPASAR, PELANGIDEWATA – Gubernur Bali, Wayan Koster, secara resmi membuka Peed Aya (Pawai) Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 dengan melakukan pemukulan kulkul sebanyak lima kali di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Sabtu (13/6).
Prosesi tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian pembukaan PKB yang tahun ini mengusung tema “Jiwa Sidha Parisudha” atau memuliakan jiwa yang paripurna.

Pelepasan Peed Aya yang berlangsung mulai pukul 14.00 WITA turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati atau yang akrab disapa Ni Luh Puspa, Irjen Kementerian Dalam Negeri Sang Made Mahendra Jaya beserta istri, Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI I Nengah Duija, Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, serta sejumlah pejabat lainnya.
Dalam prosesi pembukaan, Gubernur Koster didampingi Wakil Menteri Pariwisata dan Ketua DPRD Bali memukul kulkul sebanyak lima kali. Pemukulan tersebut melambangkan persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Suasana pembukaan semakin semarak dengan iringan tabuh dan pertunjukan seni budaya. Penampilan Gong Gede Sancaya Kanti dari Desa Adat Kesiman, Semar Pagulingan Briak Briuk Sepanggul, serta gamelan Maha Merdangga Kalpa mengiringi sajian kolaboratif Siwa Nataraja yang dipersembahkan Komunitas Seni Usadhi Langu bersama Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar.
Garapan tematik kolosal bertajuk “Maha Merdangga Kalpa” menggambarkan refleksi waktu yang abadi, getaran semesta, serta harmoni sakral antara alam, manusia, dan kebudayaan dalam bingkai spiritual yang suci.
Pertunjukan tersebut menjadi salah satu daya tarik utama pada pembukaan PKB tahun ini.
Mengangkat tema “Jiwa Sidha Parisudha”, Pesta Kesenian Bali XLVIII Tahun 2026 diharapkan mampu menghadirkan makna mendalam mengenai Atma Kerthi sebagai upaya pemuliaan jiwa dan pengetahuan luhur dalam kehidupan masyarakat Bali.
Rangkaian Peed Aya diawali oleh kontingen dari Kabupaten Jembrana dan ditutup oleh kontingen dari Denpasar. Sementara itu, penyelenggaraan PKB XLVIII Tahun 2026 berlangsung mulai 13 Juni hingga 11 Juli 2026 di Taman Budaya Provinsi Bali.
Usai acara pembukaan, Gubernur Wayan Koster juga menyempatkan diri menyapa masyarakat dan para penonton yang memadati area pawai sebelum meninggalkan lokasi kegiatan.