Wakil Bupati Tabanan bersama jajaran TNI dan petani saat panen raya padi di Subak Lanyah Delod Jalan, Desa Tangguntiti, Selemadeg Timur, Jumat (3/4/2026).
TABANAN, PELANGIDEWATA – Pemerintah Kabupaten Tabanan terus menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi utama ketahanan pangan. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan panen raya yang berlangsung di Subak Lanyah Delod Jalan, Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Jumat (3/4).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, yang mewakili Bupati Tabanan, bersama jajaran TNI, Forkopimda, serta perangkat daerah terkait.
Panen raya tersebut menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas produksi pangan. Sinergi lintas sektor ini dinilai sangat penting untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian di daerah.
Dalam sambutannya, Wabup Dirga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan kepada petani, terutama dalam menjaga sistem irigasi dan ketersediaan air yang menjadi faktor utama keberhasilan pertanian.
Menurutnya, hasil panen yang dicapai merupakan buah dari kerja keras petani yang didukung oleh kolaborasi berbagai pihak. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan sistem subak sebagai bagian dari warisan budaya Bali.
Sementara itu, capaian ketahanan pangan Kabupaten Tabanan menunjukkan hasil positif. Pada tahun 2025, indeks ketahanan pangan tercatat mencapai 77,79 dan masuk kategori sangat baik. Capaian ini dinilai sebagai indikator bahwa pembangunan sektor pertanian berjalan sesuai arah yang diharapkan.
Di sisi lain, Danrem Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra menyampaikan bahwa keterlibatan TNI tidak hanya sebatas dukungan, tetapi juga untuk menyerap aspirasi petani secara langsung, khususnya terkait kondisi lahan, irigasi, dan ketersediaan air.
Dengan kolaborasi yang terus terjalin, diharapkan sektor pertanian Tabanan semakin kokoh dan mampu menjadi penopang utama dalam mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan.