NUSA PENIDA – Wajah baru pusat perdagangan di Nusa Penida segera terwujud. Pemerintah Kabupaten Klungkung mulai merealisasikan pembangunan Pasar Mentigi di Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, yang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi sekaligus pendukung pengembangan pariwisata di kawasan tersebut.
Tanda dimulainya pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking yang dipimpin langsung Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Sabtu (12/9).
Dengan nilai investasi sekitar Rp99 miliar, Pasar Mentigi dirancang tidak hanya sebagai pasar rakyat, tetapi juga mengintegrasikan konsep pasar seni. Kehadiran pasar baru ini diharapkan mampu memberikan ruang perdagangan yang lebih representatif sekaligus menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida.
Berbeda dengan pasar pada umumnya, Pasar Mentigi dirancang menghadap ke utara. Posisi tersebut memberikan keunggulan tersendiri karena kawasan pasar akan menyuguhkan panorama laut lepas dengan latar Gunung Agung.
Konsep tersebut diharapkan menjadikan Pasar Mentigi sebagai ruang ekonomi yang modern tanpa meninggalkan karakter pasar rakyat dan seni yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.
Bupati Satria menegaskan, pembangunan Pasar Mentigi harus dikerjakan dengan perencanaan dan pengawasan yang serius. Pembangunan fisik akan dilakukan secara bertahap selama dua tahun.
“Pembangunan pasar ini dilaksanakan secara bertahap selama dua tahun. Saya tugaskan dinas terkait untuk benar-benar mengawal proses pembangunannya, dan yang terpenting harus dikerjakan secara maksimal oleh rekanan dengan kualitas yang bagus serta selesai tepat waktu,” tegasnya.
Menurutnya, kualitas pembangunan me