Pengukuhan Paskibraka Provinsi Bali berlangsung di Kantor Gubernur Bali menjelang pelaksanaan Upacara HUT ke-81 RI, dengan pesan khusus untuk menjaga kekompakan dan nasionalisme.
DENPASAR, PELANGIDEWATA— Sebanyak 72 putra-putri terpilih yang menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bali Tahun 2026 menerima pengukuhan secara resmi dari Gubernur Bali Wayan Koster. Prosesi berlangsung di Gedung Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Sabtu (15/8/2026).
Pengukuhan ini menandai kesiapan para anggota Paskibraka untuk menjalankan amanah pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat Provinsi Bali. Mereka akan bertugas dalam dua agenda penting, yaitu pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih.
Dalam pelaksanaan tugasnya, para Paskibraka dibagi menjadi Pasukan 17, Pasukan 8, dan Pasukan 45. Pembagian tersebut merupakan bagian dari formasi Paskibraka yang memiliki tanggung jawab masing-masing dalam rangkaian upacara kenegaraan.
Gubernur Wayan Koster meminta seluruh anggota tidak menganggap tugas tersebut sebagai kegiatan seremonial semata. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada mereka merupakan bentuk penghargaan sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan.
Koster mengingatkan para anggota agar senantiasa menjaga kedisiplinan, kebersamaan, dan sikap saling mendukung. Kekompakan, menurutnya, menjadi salah satu kunci agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik.
“Jalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Jaga kehormatan sebagai anggota Paskibraka dan jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk terus mengabdi kepada bangsa dan daerah,” ujar Koster.
Selain menjalankan tugas kenegaraan, pengalaman menjadi anggota Paskibraka diharapkan mampu memberikan pembelajaran bagi para generasi muda mengenai arti disiplin, loyalitas, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap Indonesia.
Koster juga berharap nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti pembinaan Paskibraka dapat terus dibawa ke lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, maupun kehidupan sosial setelah rangkaian peringatan kemerdekaan selesai.
“Menjadi Paskibraka adalah sebuah kehormatan. Karena itu, saya berharap pengalaman ini dapat membentuk pribadi yang kuat, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian,” tambahnya.
Ke-72 anggota Paskibraka Provinsi Bali 2026 selanjutnya akan menjalankan tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kehadiran mereka diharapkan tidak hanya menyukseskan prosesi kenegaraan, tetapi juga menjadi simbol semangat generasi muda Bali dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan meneruskan perjuangan para pendahulu.