Diikuti 115 Regu, Lomba Gerak Jalan Jadi Wadah Membentuk Karakter Generasi Muda Sekaligus Menjaga Tradisi Kemerdekaan di Buleleng
SINGARAJA , PELANGIDEWATA – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Buleleng berlangsung semarak dengan digelarnya Lomba Gerak Jalan 8 Kilometer Tingkat Sekolah Dasar. Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), secara resmi memberangkatkan 115 regu peserta dari depan GOR Bhuana Patra Singaraja, Selasa (4/8).
Ratusan pelajar dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Buleleng tampil penuh semangat mengikuti perlombaan yang memperebutkan total hadiah dan dana pembinaan sebesar Rp58,5 juta. Kehadiran ribuan masyarakat yang memenuhi sepanjang lintasan turut menambah kemeriahan suasana peringatan kemerdekaan tahun ini.
Sejak pagi, area start dipenuhi sorak sorai para pendukung yang memberikan semangat kepada peserta. Dengan seragam yang tertata rapi serta langkah yang kompak, setiap regu menunjukkan kesiapan terbaiknya untuk menyelesaikan perlombaan. Yel-yel penyemangat dan kibaran bendera Merah Putih semakin menghidupkan nuansa nasionalisme di sepanjang jalannya lomba.
Para peserta menempuh rute yang dimulai dari depan GOR Bhuana Patra menuju Jalan Ngurah Rai, Jalan Pramuka, Jalan Diponegoro, Jalan Erlangga, Jalan Imam Bonjol, Catus Pata, Jalan Veteran, Jalan Pahlawan, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Ahmad Yani, Jalan Dewi Sartika Selatan, Jalan Udayana, dan kembali finis di GOR Bhuana Patra.
Wakil Bupati Gede Supriatna mengatakan bahwa lomba gerak jalan bukan sekadar agenda tahunan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan, melainkan juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diajak membangun kedisiplinan, kekompakan, serta semangat perjuangan sejak usia dini.
“Gerak jalan mengajarkan anak-anak untuk disiplin, bekerja sama, menghargai aturan, dan tidak mudah menyerah. Nilai-nilai seperti inilah yang ingin terus kita tanamkan agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan mencintai bangsa,” ujar Supriatna.
Ia menjelaskan, pelaksanaan gerak jalan tahun ini menjadi rangkaian pembuka sebelum dilanjutkan dengan lomba untuk jenjang SMP, SMA, hingga kategori mahasiswa dan masyarakat umum.
“Hari ini dimulai dari tingkat SD, kemudian berlanjut untuk SMP, SMA Putri, dan nantinya gerak jalan 45 kilometer yang diikuti mahasiswa serta masyarakat umum. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan semakin memeriahkan Hari Kemerdekaan,” katanya.
Supriatna juga mengapresiasi tingginya minat masyarakat mengikuti lomba gerak jalan. Menurutnya, antusiasme tersebut menjadi bukti bahwa tradisi peringatan HUT RI masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Buleleng.
“Setiap tahun peserta terus menunjukkan semangat yang luar biasa. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua karena tradisi yang sarat nilai perjuangan masih terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” tambahnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, gerak jalan juga menghadirkan kebersamaan antara peserta, guru, orang tua, dan masyarakat. Di sepanjang rute, warga terlihat antusias memberikan dukungan sehingga menciptakan suasana penuh semangat dan kebersamaan dalam menyambut hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Pada akhir perlombaan, SD Negeri 1 Suwug berhasil meraih Juara I. Posisi Juara II ditempati SD Negeri 1 Penglatan, disusul SD Negeri 1 Sangsit Tim B sebagai Juara III. Sementara Juara Harapan I diraih SD Negeri 1 Banjar Jawa Tim B, Juara Harapan II diraih SD Negeri 5 Tejakula, dan Juara Harapan III berhasil diraih SD Negeri 3 Tinga-Tinga.
Melalui pelaksanaan gerak jalan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap semangat persatuan, nasionalisme, serta nilai-nilai perjuangan para pahlawan terus tertanam dalam diri generasi muda, sekaligus memperkuat tradisi positif yang telah menjadi bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Buleleng.