Denpasar – Tim Penggerak PKK Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan kegiatan Pasar Rakyat ‘Berbelanja dan Berbagi’ bertempat di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar pada Jumat (13/3). Tak tanggung-tanggung 138 pedagang/UMKM dilibatkan dalam kegiatan tersebut yang terdiri dari berbagai tenant kerajinan, pakaian, tenun, kuliner, produk olahan pangan, daging, ikan, sayur, buah, bahan dapur, tanaman dan bunga serta lainnya. Selain itu juga terdapat pelayanan Identitas Kependudukan Digital (IKD), pelayanan keamanan pangan dan pelayanan kesehatan.
“Pasar rakyat ini akan kami laksanakan sebulan sekali, berkeliling di seluruh Kabupaten/Kota di Bali. Selain untuk memberikan ruang kepada para pelaku UMKM, pasar rakyat ini juga kami harapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali,” jelas Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster.
Dijelaskan UMKM yang terlibat sebelumnya telah dikurasi terlebih dahulu oleh Disperindag serta Dinas Koperasi dan UKM Pemerintah Provinsi Bali serta telah mendapatkan arahan langsung dari Ibu Putri Koster.
“Kami sama sekali tidak memungut biaya apapun dalam pelaksanaan Pasar Rakyat ini. Jadi kami berharap para pedangang dapat memberikan harga yang lebih murah dari harga biasanya,” jelasnya
Selain itu, salah satu yang menjadi perhatiannya adalah para pedagang diminta untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai, sedotan plastik serta styrofoam sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2028 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Sementara itu para pembeli juga diminta untuk membawa tas belanjanya masing-masing.
Diketahui bahwa Pasar Rakyat Berbelanja dan berbagi telah dilaksanakan sejak periode awal dirinya menjabat. Namun untuk kali ini Ibu Putri Koster menyampaikan bahwa Pasar Rakyat tidak akan membebankan TP PKK Kabupaten/Kota.
“Jadi kami minta Pemerintah Daerah dan TP PKK Kabupaten/Kota untuk menghadirkan pedangangnya sementara tenda dan lainnya akan menjadi tanggung jawab TP PKK Provinsi Bali.”
Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan kepada 200 orang masyarakat kurang mampu yang berasal dari Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Bantuan yang diberikan masing-masing 10 Kg beras, 2 krat telur, 2 liter minyak goreng dan 1 paket tas belanjaan kebutuhan pokok.
Lebih lanjut Pasar Rakyat yang juga melibatkan seluruh TP PKK Kabupaten/Kota tersebut mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat Bali. Terlihat tenda-tenda pedagang sejak pagi hingga siang hari telah dikerumuni oleh para pembeli yang datang. Bahkan banyak diantaranya harus mengisi ulang dagangan yang habis diserbu oleh pembeli.