KLUNGKUNG — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kabupaten Klungkung diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Momentum tersebut didorong menjadi ruang untuk memperkuat persatuan dan solidaritas seluruh guru, tanpa membedakan status kepegawaian maupun tempat pengabdian.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Klungkung sekaligus Ketua PGRI Kabupaten Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, saat memimpin rapat koordinasi persiapan HUT ke-81 PGRI Tahun 2026 di Ruang Rapat SMA Negeri 2 Semarapura, Selasa (6/10/2026).
Dalam arahannya, Tjokorda Gde Surya Putra menekankan bahwa semangat organisasi profesi guru harus mampu menaungi seluruh tenaga pendidik di Klungkung. Menurutnya, perbedaan status maupun jenjang pendidikan tidak boleh menjadi pembatas dalam membangun kebersamaan.
“HUT PGRI harus menjadi milik semua guru, termasuk guru swasta, SMK, dan SLB. Tidak ada perbedaan status antara PNS, PPPK, maupun honorer. Kita berada dalam satu barisan sebagai guru yang berkontribusi nyata mencerdaskan kehidupan bangsa,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh jajaran PGRI menjadikan peringatan tahun ini sebagai momentum untuk kembali memperkuat rasa persatuan sekaligus meningkatkan semangat pengabdian.
“Gunakan momentum peringatan ke-81 ini untuk meningkatkan solidaritas dan persatuan kita,” imbuhnya.
Sebagai pimpinan daerah, Tjokorda Gde Surya Putra juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru yang selama ini berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Ia berharap rangkaian kegiatan HUT PGRI tidak hanya berorientasi pada perayaan, tetapi juga menghadirkan manfaat konkret. Berbagai kegiatan, mulai dari peningkatan kompetensi, aksi sosial, hingga kegiatan seni dan olahraga, diharapkan dapat menjadi wadah mempererat hubungan antaranggota sekaligus memperkuat peran PGRI di tengah masyarakat.
“Jadikan ini kekuatan kita untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, membangun nusa dan bangsa. Saya menyampaikan terima kasih atas masukan dan saran seluruh pengurus, mari kita gaungkan kembali semangat guru untuk membangun Klungkung,” ujarnya.
Rapat koordinasi tersebut diikuti jajaran Pengurus PGRI Kabupaten Klungkung Masa Bakti XXIII periode 2025–2030. Sejumlah agenda strategis turut dibahas, termasuk perkembangan keanggotaan PGRI Klungkung yang saat ini tercatat mencapai 1.794 orang.
Selain itu, rapat membahas transparansi laporan keuangan organisasi, penyampaian hasil rapat PGRI Provinsi Bali, serta persiapan kontingen Klungkung menghadapi Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) yang dijadwalkan berlangsung pada 6–7 November 2026.
Melalui momentum HUT ke-81, PGRI Klungkung diharapkan semakin solid dalam menjalankan peran organisasi sekaligus memperkuat kontribusi guru dalam mendukung pembangunan pendidikan dan kemajuan Kabupaten Klungkung.