Gerakan Bersih Sampah Pantai Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 Jadi Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan dan Penguatan Semangat Gotong Royong
KLUNGKUNG, PELANGIDEWATA – Bupati Klungkung, I Made Satria, memimpin langsung kegiatan Gerakan Bersih Sampah Pantai dalam rangka Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 yang digelar di Pantai Sagara, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung, Ny. Eva Satria, serta Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra. Aksi bersih pantai ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 yang mengusung tema “Kawya Atma Kerthi” dengan makna merawat dan menghidupkan kembali jiwa perjuangan Sang Proklamator.
Dalam sambutannya, Bupati I Made Satria mengajak seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat untuk terus meneladani semangat perjuangan Ir. Soekarno melalui implementasi nilai-nilai Trisakti Bung Karno, yakni berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.
Menurutnya, semangat tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
“Melalui aksi bersih pantai hari ini, kita tidak hanya sekadar mengumpulkan sampah, tetapi secara nyata mengimplementasikan semangat Trisakti Bung Karno untuk membangun Klungkung yang Mahottama. Kebersihan pantai dan laut kita adalah cerminan budaya masyarakat yang menghargai masa depan bumi,” ujar Bupati I Made Satria.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Semangat gotong royong yang ditunjukkan berbagai elemen masyarakat dinilai menjadi modal penting dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat persatuan dan kebersamaan di Kabupaten Klungkung.
Gerakan bersih pantai ini melibatkan unsur Forkopimda Kabupaten Klungkung, para Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung, serta jajaran TNI dan Polri. Selain itu, Perbekel Desa Kusamba bersama perangkat desa, para kepala sekolah, guru, dan ratusan siswa turut ambil bagian dalam aksi peduli lingkungan tersebut.
Bupati I Made Satria berharap semangat gotong royong yang tercermin dalam kegiatan ini tidak berhenti pada momentum peringatan Bulan Bung Karno semata, melainkan terus menjadi budaya yang hidup dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Gotong royong harus terus kita jaga dan lestarikan. Nilai kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan masyarakat Klungkung dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Klungkung, I Dewa Ketut Sueta Negara, dalam laporannya menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Instruksi Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 di kabupaten/kota se-Bali serta Peraturan Bupati Klungkung Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Bulan Bung Karno.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung visi pembangunan Bali melalui konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan Pola Pembangunan Semesta Berencana yang dijalankan Pemerintah Provinsi Bali dan disinergikan oleh Pemerintah Kabupaten Klungkung.
Melalui aksi nyata menjaga kebersihan kawasan pesisir, Pemerintah Kabupaten Klungkung berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan terus meningkat, sekaligus menjadi warisan nilai perjuangan Bung Karno yang relevan bagi generasi masa kini dan masa depan.